STRATEGI SUKSES PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)
Di bulan Juni sekolah-sekolah biasanya mulai
membuka pendaftaran penerimaan peserta didik baru. Namun tidak sedikit juga
sekolah-sekolah yang sudah menutup penerimaan peserta didik barunya karena
sudah membuka jalur khusus sebelumnya. Sekolah yang sudah menutup penerimaan
peserta didik barunya kebanyakan sekolah-sekolah swasta atau sekolah yang
banyak peminatnya. Dengan fenomena seperti ini sekolah-sekolah yang belum
membuka peneriamaan peserta didik baru dan sekolah yang sudah membuka tetapi
belum memenuhi kuotanya tidak perlu berkecil hati. Untuk mencapai kesuksesan
dalam penerimaan peserta didik baru banyak cara dan strategi yang dapat
digunakan.
Sedikit cerita, saya pernah berkunjung di
beberapa sekolah yang bisa dibilang sekolah unggulan. Kaitan penerimaan peserta
didik sudah tidak bisa diragukan lagi. Sekolah tersebut membuka penerimaan
peserta didik baru dua hari, selama dua hari ternyata langsung penuh dan
membuat pengumuman peneriamaan peserta didik baru sudah ditutup. Bahkan sudah
merencanakan penerimaan peserta didik baru di tahun pelajaran berikutnya. Mendengar
hal ini sangat keren dan membuat terperangah yang mendengarnya. Yang bikin
kagum kelas yang dibuka tidak hanya satu atau dua rombel, sekolah tersebut
malah membuka lebih dari empat rombel. Sangat bikin minder kalau mendengar hal
tersebut.
Setelah mendengar cerita tersebut tentu kita
bertanya-tanya, mengapa sekolah tersebut bisa seperti itu? Sebenarnya sekolah
yang saya ceritakan tadi bukan sekolah yang sukses secara instan, sekolah
tersebut bisa sukses setelah melewati proses yang panjang dan menerapkan
strategi yang jitu dalam kegiatan penerimaan peserta didik barunya.
Untuk sukses dalam penerimaan peserta didik baru
ada beberapa setrategi yang harus dilaksanakan setiap sekolah. Adapun strategi yang bisa digunakan
diantaranya sebagai berikut;
Setrategi pertama; Membangun
Sistem Sekolah yang Baik. Sistem sekolah adalah kunci pertama untuk sukses dalam penerimaan peserta didik baru di
setiap sekolah. Ketika sekolah sudah terstruktur dan tertata dengan baik maka
kegiatan sekolah akan berjalan dengan baik dan menghasilkan out put yang baik.
Sistem yang perlu diperbaiki dari berbagai sektor, diataranya; sekotor manajemen
sekolah, sektor kurikulum sekolah, dan Pelayanan kepada peserta didik dan wali
peserta didik.
Strategi ke dua; Menentukan
Target.
Setiap sekolah harus memiliki target yang harus dicapai. Target harus
direncanakan di atas target normalnya. Strategi ini digunakan untuk
meningkatkan kinerja tim yang ada di dalam
sekolah tersebut untuk mencapai target lebih dari yang direncanakan.
Strategi ke tiga; Membuka
Penerimaan
Pesertadidik Baru Lebih Awal dan Berkelanjutan.
Kegiatan penerimaan
peserta didik baru lazimnya diadakan pada waktu
tertentu. Biasanya sekolah membuka penerimaan
peserta didiknya di bulan-bulan
mendekati tahun ajaran baru. Namun sekolah yang berani membuat trobosan atau
keluar dari zona nyaman akan membuka
penerimaan peserta didiknya lebih awal dan berkelanjutan.
Setrategi ke empat; Membuat
penampilan yang menarik. Sekolah harus memiliki penampilan yang menarik,
baik pada gedung
dan fasilitas, maupun tenaga pendidik yang ada di dalamnya. Penampilan
sangatlah penting, karena penampilan akan penjadi sorotan pasar pendidikan
kita. Maka kita sebagai tim sekolah harus menjaga penampilan atau berpenampilan
yang menarik.
Setrategi ke lima; Menjalin
silaturahmi dengan pasar pendidikan. Menjalin silaturahmi adalah hal yang
penting, karena dengan menjalin silaturahmi sekolah akan dikenal lebih dalam.
Disini kesempatan sekolah untuk menunjukkan sisten pendidikan yang menarik
untuk menarik calon peserta didik mendaftar secepatnya. Menjalin silaturahmi ini bisa dilakukan dengan cara
membuat kerjasama dengan instansi pendidikan lainnya.
Setrategi ke enam: Membuat
gebrakan yang berbeda. Membuat sebuah gebrakan yang berbeda atau sering
dikenal dengan berinovasi adalah kunci kita akan dikagumi pasar pendidikan.
Semakin kita membuat trobosan dan inovasi-inovasi baru kita akan menjadi
dikenal dan dikagumi. Hal ini akan menarik pasar pendidikan untuk segera
mendaftarkan anaknya pada sekolah tersebut.
Sukses
dalam kegiatan penerimaan peserta
didik baru sekolah bukan hanya
bertumpu pada system dan setrategi yang dibuatnya. Namun pada kerja jeras tim
sekolah dan kesolitan tim menjadi sarana pendukung suksesnya kegiatan penerimaan peserta didik
baru di sebuah sekolah. Tidak kalah pentingnya adalah komidmen
sekolah dan pendidik di dalam
sekolah tersebut untuk memberikan pelayanan terbaik.








0 comments:
Posting Komentar