Rabu, 15 Maret 2023

Pesan Pena Kepada Kertas

Pesan Pena Kepada Kertas

 Oleh: Mustafa Kamal Ali


Aku hanya pena yang tiada makna

Tinta-tinta ini tak punya makna jika tak tergores di jiwa

jiwamu cukup luas untuk kugeskan tinta

Kucoba gores larik-larik sajak biasa

Tuk hiasi kekosongan dalam lembar kertasnya

Tak lain hanyalah pesan pena pada kertasnya

Yang tersusun rapi bait-baitnya

Berisi pesan guru pada muridnya

Dihembuskan do’a suci dari bibir manisnya

Untuk mirid yang telah jauh dari mata

Ditengah masa kita tak jumpa

Namun hati kita selalu bersama

Walau berbeda ruang dan waktunya

Teringan jelas cerita indah kita

Yang terukir dibalut canda dan tawa

Namun, kini hanya cerita senja

Yang akan hilang ditelan gelap tanpa cahaya

Hanya do’a yang menyertainya

Yang terpancar bagai lilin ditengah gelap gulita

Yang berayun-ayun sinarnya

Dihembus angin malam yang menembus dadanya

Hati ini lirih berkata

Jika raga kita harus terpisah

Biarlah hati ini selalu bersama yang beiring dengan do’a

Aku hanya pena yang tiada arti tanpa kertasnya

Engkau muskhaf-muskhaf yang beraneka warna

Yang kucoba gores tinta mutiara

Mutiara ini tiada arti jika kalian tak menyimpannya

Karena ini pesan pena pada kertasnya

Sekusut apa kertasnya akan indah

Jika tersusun rapi bait sajak disana

Biarlah melekat bagai permata diliontinnya

Jangan kau buang sia-sia

Karena itu cukup mahal belinya

Biarlah bersemayam di dada

Tergantung di rantai emasnya

Karena akan menawan dipandang bola mata

Selamat berjuang melawan masa

0 comments:

Posting Komentar