Senin, 27 Maret 2023

JENIS-JENIS PENILAIAN YANG WAJIB DIKETAHUI GURU

JENIS-JENIS PENILAIAN YANG WAJIB DIKETAHUI GURU


Di dunia Pendidikan seorang guru memiliki kewajiban memberikan assesmen atau penilaian kepada peserta didik. Namun di lapangan tidak sedikit guru mengenal jenis-jenis penilaian yang bisa digunakan guru untuk mengukur pencapaian belajar peserta didik. Mari kita ulas secara singkat tentang jenis-jenis assesmen atau penilaian yang wajib diketahui guru untuk mengukur pencapaian belajar peserta didik.

1. Asesmen Diagnostik

Yang pertama yaitu Penilaian dengan pendekatan asesmen diagnostik merupakan bentuk pra-penilaian yang dilakukan sebelum melaksanakan sebuah proses pembelajaran di kelas, yang bertujuan agar seorang guru melakukan upaya memahami kelebihan dan kekurangan peserta didik sebelum melakukan proses pembelajaran. 

Dengan asesmen diagnostik ini guru dapat mengetahui tingkat kognitif peserta didik sehingga dapat memutuskan tindak lanjut dalam mendesain pembelajaran. Sehingga guru dapat memilih langkah yang tepat sesuai dengan hasil asesmen diagnostik yang dilakukan sebelum pembelajaran dilaksanakan.

2. Formatif dan Sumatif

Yang ke dua adalah Penilaian formatif dan sumatif, penilaian formatif adalah evaluai yang dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung. Penilaian formatif biasa disebut dengan Assesment for Learning (AFL). Misalnya, setiap selesai pembelajaran siswa diberikan kuis atau bisa saja berupa ulangan harian.

Sedangkan penilaian sumatif merupakan penilaian yang dilakukan di akhir proses pembelajaran. Penilaian sumatif biasanya digunakan untuk menentukan kinerja akhir peserta didik seperti ulangan akhir semester atau ujian kelulusan. Penilaian sumatif biasa disebut Assesment Of Learning (AOF).

3. Penilaian Informal dan Formal

Yang ke tiga adalah penilaian informal dan formal. Mungkin diantara kita ada yang asing dengan macam penilaian ini. Sebenarnya hampir sama saja hanya membedakan sifatnya. Penilaian informal biasanya dilakukan dalam bentuk umpan balik dengan peserta didik seperti memberikan pertanyaan-pertanyaan awal sebelum memulai pembelajaran.

 Sedangkan penilaian formal merupakan evaluasi terhadap kinerja peserta didik selama proses pembelajaran, baik berupa tes tertulis maupun lainnya dengan menggunakan standar yang telah ditetapkan.

4. Continuous Assesment dan Final Assesment

Yang ke empat adalah continuous assessment dan final assessment. Continuous merupakan penilaian sepanjang pengalaman belajar atau terus-menerus. Sementara Final Assement merupakan penilaian di akhir kegiatan belajar. Penilaian akhir biasanya digunakan untuk pengambilan keputusan sumatif.

5. Penilaian Proses dan Penilaian Produk

Penilaian proses adalah penilaian yang terfokus pada langkah-langkah atau prosedur yang mendasari kemampuan tertentu, seperti mengerjakan tugas dengan proses penyelesaian yang sesuai prosedur yang sistematis. Sedangkan penilaian produk merupakan penilaian pada karya atau hasil akhir dari tugas yang telah dikerjakan oleh peserta didik.

 

Demikian jenis-jenis penilain yang dapat digunakan guru untuk mengukur pencapaian belajar peserta didik. Semoga bermanfaat.

 

0 comments:

Posting Komentar