Jumat, 20 Januari 2023

KUMPULAN PUISI SAAT COVID-19

 KUMPULAN PUISI SAAT COVID-19

OLEH : Mustafa Kamal Ali


Jangan Lihat Kami Menangis

 

Jika kau sayang kami biarkan kami tersenyum

Jika kau sayang kami biarkan kami bisa bersama orang yang kami sayangi

Jika kau sayang kami biarkan kami sehat

Jika kau sayang kami tetaplah di rumah tuk kebaikan bersama

Demi mereka yang sudah yang sudah berjuang

Berjuang melawan musuh yang tak nampak

Demi mereka yang sudah mati-matian berjuang untuk kita

Demi mereka yang rela meninggalkan anak istrinya demi kita

Tolong sahabatku bantulah mereka

Mereka tulus berjuang untuk kita

Jangan biarkan airmata makin bertambah

Ini semua demi kita

Demi kehidupan kita semua

Aku sangat berharap kita hapus ego kita

Aku sangat berharap negeriku tersenyum kembali

Aku sangat berharap bisa melihat senyum wajah negeriku kembali

Jangan Lihat Kami menangis wahai sobat

Jika kau lihat tangisan kami

Mungkin kau baru sadar kami butuh sadarmu

Sungguh kami tak butuh egomu

Lihatlah dengan mata hatimu yang terdalam

Rasakan dengan hatimu yang terdalam

Betapa sedihnya kami dengan ujian Tuhan ini

Apa kau tetap egois dengan segala egomu

Kalau boleh aku minta

Tolong hapus egomu

Jangan lihat tangisan kami

Jika kau bahagia lihat tangis kami

Sungguh engkau orang yang tak berhati

 

                                                Pati, Maret 2020

 

 

Demi Mereka Yang Berjuang

 

Jika ini waktu yang paling berharga

Ulurkan tanganmu untuk mereka

Ini waktu yang tepat tuk mengulurkan tangan kita untuk mereka

Mereka yang sedih ditinggalkan keluarga mereka

Mereka yang punya keluarga yang tak boleh bersanding dan bercengkrama

Demi mereka yang di ruang hampa

Demi mereka yang rela berkorban dan berjuang disana

Jangan tutup mata dan telinga

Hati dan jiwamu dengar jerit tangis mereka

Tangis si anak yang terseduh-seduh karena ditinggal bapak ibunya

Demi mereka yang berikan uluran tangan yang tulus

Tak harus dengan harta kau bantu mereka

Cukup kau ringankan beban mereka yang berjuang

Perjuangan mereka sangat berat

Bukan senapan yang didepan mereka

Buka meriam yang akan bunuh mereka

Namun makhluk kecil yang tak mereka lihat

Yang akan membunuh mereka, aku, dan kamu

 

                                                            Pati, Maret 2020

 

Tanggalkan Ego Demi Raga Yang Lain

 

Demi mereka yang masih berpijak di bumi ini

Demi mereka yang terbaring

Demi mereka yang mulai melangkahkan kaki

Demi mereka yang mungil belum tahu apa-apa

Demi mereka yang berjuang

Demi raga yang lain

Demi jiwa-jiwa yang ada

Ku mohon Tuan

Biarkan mereka tersenyum

Kuburlah egomu dalam-dalam

Ini bukan untuk aku

Ini untuk mereka yang berpija di bumi pertiwi

Ku mohon tuan tetap di rumah

Lihat mereka yang tak dapat lagi lihat keluarganya

Lihat mereka yang hanya bisa menatap foto orang terkasih mereka

Ku mohon tuan

Seribu kali ku mohon

Tanggalkan egomu

Demi raga yang lain

 

                                                Pati, Maret 2020

 

Senyuman Dibalik Jendela

 

Biarlah raga kita tak jumpa

Tapi hati kita bertemu

Biarlah mata ini tak lihat wajahmu

Tapi bayangmu cukup jelas disanubariku

Kita berada dalam ruang dan watu

Demi kita bisa bersatu

Biarlah aku tersenyum dibalik jendela ini

Demi ragamu tetap abadi

Senyum manis itu masih teringat jelas

Aku tak akan menghapusnya

Aku akan menyimpannya

Demi kita bisa jumpa

Biarlah airmata ini menjadi penghibu wajah merindu

Hanya do’a yang menjadi selimut hidup ini

Menemani senyuman dibalik jendela

 

                                    Pati, Maret 2020

0 comments:

Posting Komentar