Oleh : Mustafa Kamal Ali
Beberapa tahun terakhir ini banyak sekali bencana yang menyambangi negara kita ini, namun ditahun-tahun sebelumnya negara kita kerap
kali diuji dengan beberapa bencana yang meninggalkan piluh dan tangis. Bencana
tidak pandang waktu, tempat, atau siapapun yang akan direnggutnya. Indonesia
merupakan negara yang rawan dengan bencana disebabkan oleh wilayang Indonesia
di lalui tiga lempeng besar yaitu lempeng eurasia, lempeng pasifik, dan lempeng
Indoaustralia. Selain itu Indonesia juga
menjadi jalur gunung api. Hal tersebut menjadi penyumbang potensi bencana di
indonesia. Selain itu kegiatan manusia
yang tidak peduli dengan alam sekitar dan lingkungan yang mengakibatkan
keseimbangan ekosistem di bumi terganggu. Kondisi musim dan cuaca ekstrim
sehingga menyebabkan curah hujan dengan kapasitas yang tinggi juga sangat
berdampak terjadinya bencana.
Mengingat bencana yang sering datang
tiba-tiba, maka kita harus selalu siaga dalam menghadapinya. Perlunya penanaman
siaga bencana sejak dini sangat membatu kita dalam mengurangi resiko dampak
bencana tersebut. Salah satu hal yang paling efektif adalah pemberian edukasi
tentang siaga bencana dilingkungan sekolah. Pemberian edukasi terhadap bencana
dapat kita lakukan dengan membentuk sekolah siaga bencana. Sekolah siaga
bencana merupakan sekolah yang sudah didesain khusus. Seperti dalam lingkungan
sekolah setiap sudut terdapat jalur evakuasi yang jelas, serta terdapat area
khusus untuk area berkumpul. Jalur evakuasi dan titik kumpul bertujuan untuk
memudahkan warga sekolah untuk melakukan evakuasi pada saat terjadi bencana.
Selain adanya jalur evakuasi dan area berkumpul, hal yang penting adalah
memberikan edukasi tentang cara menghadapi bencana. Hal tersebut dapat
dilakukan dengancara pihak sekolah bekerjasama dengan BASAR atau lembaga lain
yang bergerak dibidang bencana. Seperti contoh dalam organisasi Muhammadiyah
ada MDMC Muhammadiyah. Pemberian edukasi tentang siaga bencana tidak hanya
diberikan pada siswa saja melainkan kepada semua warga sekolah. Selanjutnya
kegiatan edukasi siaga bencana bisa disisipkan terintegrasi dengan mata
pelajaran yang relevan, seperti pada mapel IPAS. Namu jika sudah menggunakan
kurikulum 2013 dapat disisipkan pada tema-teman yang berhubungan dengan hal
tersebut. Seperti teman menjaga lingkungan atau pada tema lain yang relevan.
Selanjutnya pentingnya menyimpan
dokumen-dokumen penting sekolah ditempat yang aman dan strategis. Contohnya
menyimpan dalam lemari khusus, membungkus dokumen penting dengan bahan yang
tidak tembus air, meletakkan ditempat yang tinggi. Kemudian meletakkan barang
elektronik seperti komputer, TV, printer, atau barang elektronik lainnya
ditempat yang tinggi, seperti ditempatkan di atas meja. Hal ini bertujuan jika
ada ada banjir yang mendadak barang-barang tersebut aman. Menyediakan
obat-obatan dan alat kesehatan yang cukup. Hal ini bertujuan untuk melakukan pertolongan
pertama pada korban bencana.
Untuk mengurangi resiko bencana yang terjadi
ada langkah terpenting, diataranya mempelajari gejala dan menghindari bahayanya.
Mempelajari gejala dan menghindari bahaya bencana sangatlah penting hal ini
berkaitan dengan langkah selanjutnya yang akan kita lakukan, karena setiap
bencana aka berbeda cara penyelamatannya. Seperti bencana gempa dan bencana
banjir. Jika bajir kita harus ketempat yang lebih tinggi, namu jika bencananya
gempa kita harus menjauh dari gedung yang bisa saja roboh sewaktu-waktu.
Setelah mempelajari gejala langkah selanjutnya melakukan evakuasi. Dalam
melakukan evakuasi haruslah yang tertib, tidak saling mendorong. Harus berjalan
sesuai posisi dan menghindari saling mendahului, karena sangat berbahaya. Saat
kita tidak tertib disa terjadi ada yang jatuh dan terianjak. Hal ini dapat
menambah potensi korban. Bagaimana caranya? Caranya harus tenang dan tidak
panik. Ketika kita tenang resiko bertambahnya korban akibat kesalahan sendiri
akan bisa diminimalisir. Selain itu perlu adanya tanda khusus, seperti tanda
sirine atau tanda lainnya. Supaya dapat memberitahukan secara cepat saat
terjadi bencana yang datang tiba-tiba.








Benar sekali Ust. Terimakasih dengan tulisan ini mengingatkan kita semua untuk waspada. Karena kalau kita lengah saja bisa fatal akibatnya. Seperti kasus kemarin banjir bandang yang melanda beberapa sekolah yang mengakibatkan banyak arsip arsip penting yang rusak
BalasHapusTulisan ini sangat bermanfaat terimakasih Ust ilmu baiknya.
Teruslah berkarya dan berbagi ilmu baik demi kemajuan bangsa agar tercipta generasi yang berprofil Pancasila.