Jumat, 27 September 2024

Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung

 


Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung

  1. Kalimat Langsung
    Kalimat langsung adalah kalimat yang menyampaikan perkataan seseorang secara tepat sesuai dengan aslinya, tanpa mengubah bentuk atau susunan kalimat. Kalimat ini biasanya ditandai dengan penggunaan tanda kutip ("...") untuk mengapit perkataan yang diucapkan secara langsung.

Ciri-ciri Kalimat Langsung:

    • Mengutip secara tepat apa yang dikatakan seseorang.
    • Menggunakan tanda kutip ("...") untuk mengapit ucapan langsung.
    • Penulisan huruf kapital di awal kalimat yang dikutip.
    • Intonasi atau penekanan sesuai dengan ucapan asli.

Contoh Kalimat Langsung:

    • Ibu berkata, "Segera kerjakan PR-mu sebelum bermain."
    • Guru berkata, "Besok kita akan ujian."
    • Ayah bertanya, "Kapan kamu pulang dari sekolah?"
    • Dinda berkata, "Saya sangat senang bisa ikut lomba ini."
    • Budi berkata, "Aku akan datang ke rumahmu sore ini."
  1. Kalimat Tidak Langsung
    Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang menyampaikan kembali apa yang dikatakan seseorang dengan menggunakan gaya bahasa sendiri, tanpa mengutip secara langsung. Bentuk kalimat dan sudut pandang biasanya diubah dari kalimat aslinya.

Ciri-ciri Kalimat Tidak Langsung:

    • Tidak menggunakan tanda kutip.
    • Mengubah kata ganti orang dan sudut pandang sesuai dengan konteks.
    • Bentuk kalimat biasanya berubah dari bentuk kalimat langsung.
    • Intonasi dalam penulisan kalimat tidak langsung lebih datar karena hanya menyampaikan ulang informasi, bukan perkataan langsung.

Contoh Kalimat Tidak Langsung:

    • Ibu menyuruhku segera mengerjakan PR sebelum bermain.
    • Guru mengatakan bahwa besok akan ada ujian.
    • Ayah bertanya kapan aku pulang dari sekolah.
    • Dinda mengatakan bahwa dia sangat senang bisa ikut lomba itu.
    • Budi berkata bahwa dia akan datang ke rumahku sore ini.

Cara Mengubah Kalimat Langsung Menjadi Tidak Langsung

  1. Hapus tanda kutip: Pada kalimat tidak langsung, tanda kutip tidak diperlukan.
  2. Sesuaikan kata ganti: Ubah kata ganti orang sesuai dengan sudut pandang penutur.
    • "Aku" menjadi "dia"
    • "Kamu" menjadi "saya" atau "dia", sesuai konteks
  3. Gunakan kata penghubung: Tambahkan kata penghubung seperti bahwa, karena, agar, dan sebagainya.
  4. Perhatikan perubahan waktu dan tempat: Ubah keterangan waktu atau tempat yang sesuai dengan konteks pembicaraan.

Contoh Proses Pengubahan:

  • Kalimat Langsung:
    Ibu berkata, "Segera makan siang, sekarang sudah jam 12."
  • Kalimat Tidak Langsung:
    Ibu mengatakan bahwa aku harus segera makan siang karena sudah jam 12.

Latihan: Ubah Kalimat Langsung Menjadi Kalimat Tidak Langsung

  1. "Besok saya akan pergi ke Jakarta," kata Rani.
  2. Ayah berkata, "Hari ini kita akan berangkat lebih awal."
  3. Guru berkata, "Kamu harus belajar lebih giat agar bisa lulus ujian."
  4. Budi bertanya, "Kapan kamu akan datang ke rumahku?"
  5. "Saya sangat senang dengan hasil lomba ini," kata Andi.

0 comments:

Posting Komentar