Oleh: Mustafa Kamal Ali, S.Pd.
PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) Merupakan sebuah kegiatan tahunan setiap sekolah. Mulai dari sekolah tingkat PAUD sampai Perguruan Tinggi. Setiap sekolah berlomba-lomba untuk mendapatkan peserta didik yang banyak. Bahkan ada sebuah sekolah yang baru buka PPDB dua hari sudah tutup. Hal ini kembali kesekolah masing-masing. Sekolah yang sudah memiliki nama besar akan cepat tutup PPDBnya. Namun ada juga sekolah yang sampai waktu PPDB sudah usai namun masih mendapatkan siswa jauh di bawah target yang sudah ditentukan. Yang paling eronis ada juga sekolah yang tidak mau tahu tentang PPDBnya, asal berjalan sehingga sekolahnya semakin mengalami kemunduran.
Berdasarkan
jumlah siswa yang dimiliki, sekolah dapat kita kelompokkan menjadi 2 bagian.
Bagian pertama adalah sekolah sehat. Sekolah sehat adalah sekolah yang memiliki
siswa di atas 100. Sedangkan bagian ke dua adalah sekolah kurang sehat. Sekolah
kurang sehat adalah sebuah sekolah yang memiliki siswa di bawah 100. Analisis
ini kita tujukan pada sekolah tingkat dasar dan sekolah lanjutan awal. Menjadi
sekolah sehat dan kurang sehat biasanya dipengaruhi banyak faktor, diantara faktor
dari dalam sekolah dan kondisi masyarakat sekitar. Sekolah yang sehat biasanya menjadi
sekolah yang sukses dalam PPDBnya. Sedangkan Sekolah yang kurang sehat akan
mendapatkan hasil PPDB di bawah target yang sudah ditentukan.
Sukses
dalam kegiatan PPDB tidak serta merta bisa diraih pada saat dibukanya PPDB
sekolah tersebut. Namun sekolah tersebut harus mempersiapkan sejak awal dengan
berbagai setrategi dan jurus jitu setiap sekolah. Sekolah yang tidak
mempersiapkan PPDBnya dari awal akan mendapatkan hasil PPDB dibawah target.
Untuk
sukses PPDB ada beberapa setrategi yang harus dilaksanakan setiap sekolah untuk
mendapatkan PPDB yang ditargetkan. Adapun strategi yang bisa digunakan
diantaranya sebagai berikut;
Setrategi
pertama; Membangun Sistem Sekolah yang Baik. Sistem sekolah
adalah kunci pertama untuk sukses PPDB setiap sekolah. Ketika sekolah sudah
terstruktur dan tertata dengan baik maka kegiatan sekolah akan berjalan dengan
baik dan menghasilkan out put yang baik. Sistem yang perlu diperbaiki dari berbagai
sektor, diataranya; sekotor manajemen sekolah, sektor kurikulum sekolah, dan
Pelayanan kepada peserta didik dan wali peserta didik.
Strategi
ke dua; Menentukan target. Setiap sekolah harus memiliki
target yang harus dicapai. Target harus direncanakan di atas target normalnya.
Strategi ini digunakan untuk meningkatkan kinerja tim yang ada di dalam sekolah
tersebut untuk mencapai target lebih dari yang direncanakan.
Strategi
ke tiga; Membuka PPDB lebih awal atau secara berkelanjutan. Kegiatan
PPDB lazimnya diadakan pada waktu tertentu. Biasanya sekolah membuka PPDBnya
dibulan-bulan mendekati tahun ajaran baru. Namun sekolah yang berani membuat
trobosan atau keluar dari zona nyaman dengan membuka PPDB lebih awal.
Setrategi
ke empat; Bersolek (Membuat penampilan yang menarik). Sekolah
harus memiliki penampilan yang menarik, baik pada Gedung dan fasilitas, maupun
tenaga pendidik yang ada di dalamnya. Penampilan sangatlah penting, karena
penampilan akan penjadi sorotan pasar pendidikan kita. Maka kita sebagai tim
sekolah harus menjaga penampilan atau berpenampilan yang menarik.
Setrategi
ke lima; Menjalin silaturahmi dengan pasar pendidikan.
Menjalin silaturahmi adalah hal yang penting, karena dengan menjalin silaturahmi
sekolah akan dikenal lebih dalam. Disini kesempatan sekolah untuk menunjukkan
sistem pendidikan yang menarik untuk menarik calon peserta didik mendaftar
secepatnya.
Setrategi
ke enam: Membuat gebrakan yang berbeda. Membuat sebuah
gebrakan yang berbeda atau sering dikenal dengan berinovasi adalah kunci kita
akan dikagumi pasar pendidikan. Semakin kita membuat trobosan dan
inovasi-inovasi baru kita akan menjadi dikenal dan dikagumi. Hal ini akan
menarik pasar pendidikan untuk segera mendaftarkan anaknya pada sekolah
tersebut.
Sukses
PPDB sekolah bukan hanya bertumpu pada system dan setrategi yang dibuatnya. Namun
pada kerja keras tim sekolah dan kesolitan tim menjadi sarana pendukung suksesnya
PPDB sebuah sekolah. Tidak kalah pentingnya adalah komitmen sekolah dan
pendidik di dalam sekolah tersebut untuk memberikan pelayanan terbaik.








0 comments:
Posting Komentar