Peran Guru di Era Globalisasi Merawat Kearifan Lokal, Membangun Generasi Unggul
Oleh: Mustafa Kamal Ali, S.Pd.
Era globalisasi membawa perubahan besar di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Di tengah arus informasi yang deras dan pergeseran nilai-nilai budaya, peran guru semakin krusial dalam mengantarkan generasi penerus bangsa menuju masa depan yang gemilang.
pemikiran Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia, menjadi pedoman yang relevan dalam memahami peran guru di era globalisasi. Beliau menekankan pentingnya pendidikan yang berpusat pada peserta didik, berlandaskan nilai-nilai budaya bangsa, dan mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan zaman.
Berikut beberapa peran penting guru di era globalisasi berdasarkan pemikiran Ki Hajar Dewantara:
1. Penjaga dan Pewaris Budaya Lokal
Di tengah gempuran budaya global, guru memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mewariskan budaya lokal kepada peserta didik. Kearifan lokal sebagai warisan budaya bangsa perlu dilestarikan dan ditanamkan dalam diri generasi muda agar mereka memiliki identitas dan jati diri yang kuat.
2. Pendidik yang Berpusat pada Peserta Didik
Guru haruslah menjadi pendidik yang berpusat pada peserta didik, bukan hanya penyampai ilmu pengetahuan. Guru harus memahami kodrat dan bakat setiap peserta didik, serta membantu mereka mengembangkan potensi diri secara optimal.
3. Pembangun Karakter Bangsa
Selain ilmu pengetahuan, guru juga berperan penting dalam membangun karakter bangsa. Guru harus menjadi teladan bagi peserta didik dan menanamkan nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan gotong royong.
4. Fasilitator Pembelajaran yang Kreatif
Guru harus mampu menjadi fasilitator pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Guru harus memanfaatkan berbagai metode dan strategi pembelajaran yang menarik dan menyenangkan agar peserta didik termotivasi untuk belajar.
5. Penghubung Generasi
Guru menjadi penghubung antara generasi masa lampau, masa kini, dan masa depan. Guru harus mampu mentransfer ilmu pengetahuan dan nilai-nilai budaya dari generasi sebelumnya kepada generasi penerus bangsa.
6. Pembelajar Sepanjang Hayat
Di era globalisasi yang penuh dengan perubahan, guru juga harus terus belajar dan mengembangkan diri. Guru harus selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi agar dapat memberikan pendidikan yang berkualitas kepada peserta didik.
7. Pencipta Lingkungan Belajar yang Kondusif
Guru harus menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan aman bagi peserta didik. Lingkungan belajar yang positif dan nyaman akan mendorong peserta didik untuk belajar dengan lebih optimal.
8. Pendorong Keberagaman dan Inklusivitas
Guru harus menghargai keberagaman dan inklusivitas di dalam kelas. Guru harus memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta didik untuk belajar dan berkembang tanpa diskriminasi.
9. Pemanfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi
Guru perlu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam proses pembelajaran. TIK dapat membantu guru untuk menyampaikan materi pelajaran dengan lebih menarik dan interaktif, serta membantu peserta didik untuk belajar secara mandiri.
10. Kolaborator dengan Orang Tua dan Masyarakat
Guru harus menjalin kerjasama yang erat dengan orang tua dan masyarakat. Kerjasama ini penting untuk mendukung kemajuan belajar peserta didik dan menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif.
Sebagai penutup, peran guru di era globalisasi sangatlah penting dan kompleks. Dengan berlandaskan pemikiran Ki Hajar Dewantara, guru dapat menjadi pelita yang menerangi jalan generasi penerus bangsa menuju masa depan yang gemilang.
.png)







