Minggu, 25 Desember 2022

Guru Harus Terus Berkembang

 Oleh: Mustafa Kamal Ali, S.Pd.

Di era perkembangan informasi dan digitalisasi saat ini, Guru dituntut untuk menjadi lebih profesional dan kreatif serta inovatif. Mengingat tantangan zaman yang sangat besar dan persaingan Pendidikan sangat pesat dan memanas. Jika guru tidak memperbaharui pengetahuan dan mengembangkan ilmu yang dimiliki Pendidikan akan ketinggalan zaman. Dalam hal ini, kapabilitas guru menjadi ranah yang harus berkembang secara kontinyu. Dengan demikian seorang guru harus secara sadar, dan memiliki tekad untuk senantiasa mengembangkan keprofesionalismenya. Pengembangan keprofesionalisme guru, harus didasari dengan tekad dan kemauan yang tinggi untuk mengembangkan dirinya. Tanpa adanya upaya pengembangan diri secara kontinyu, maka pentasbihan sebagai guru professional tidak akan memberi value added (nilai tambah) bagi dirinya, organisasi profesinya, dan tentu kualitas Pendidikan nasional.

Dalam konteks pengembangan profesionalisme guru harus bisa terus berkembang atau bisa kita sebut keprofesionalisme berkelanjutan. Secara umum perkembangan keprofesionalisme secara berkelanjutan bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah dan berimbas pada peningkatan mutu Pendidikan. Ada lima tujuan khusus dari pemngembangan keprofesionalisme guru secara berkelanjutan, diantaranya yang pertama; Meningkatkan kompetensi guru untuk mencapai standar kompetensi yang ditetapkan, Kedua; memutahirkan kompetensi guru untuk memenuhi kebutuhan guru dalam mengfasilitasi proses belajar peserta didik dalam memenuhi tuntutan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni dimasa mendatang. Ketiga; mewujudkan guru yang memiliki komitmen kuat melaksanakan tugas pokoknya dan fungsinya sebagai tenaga professional, keempat; menumbuhkan rasa cinta dan bangga sebagai penyandang profesi guru, dan kelima; meningkatkan citra, harkat, dan martabat profesi guru di masyarakat (Dian Mahsunah, Dkk 2012). Dengan demikian sangat jelas, sebagai seorang guru harus selalu berkembang baik pengetahuan ataupun kecakapan lain yang harus dimilikinya.

Ada banyak cara untuk mengembangkan keprofesionalisme guru, diantaranya melalui; monitoring guru, peer teaching, meningkatkan keterampilan menulis, mengikuti pelatihan, seminar atau kegiatan ilmiah lainnya, baik melaui kegiatan online atau offline. Di era digital sekarang ini, sangat banyak wadah untuk dijadikan tempat pengembangan pengetahuan dan kecakapan lain. Pemerintah sudah menyiapkan platfom yang banyak melaui media online. Jadi tidak ada alasan tidak tersedianya tempat pelatihan. Namun, dikembalikan lagi kepada diri guru masing-masing.

Menjadi guru sekarang ini memiliki tantangan yang sangat kuat dan beragam. Untuk menghadapi tantangan ini guru akan kesulitan jika menghadapinya sendirian. Untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks ini, guru harus berkolaborasi dengan guru lain ataupun dengan pihak lain. Hanya Sebagian kecil guru yang dapat melakukannya sendiri. Apalagi jika sudah dimasukkan dalam ranah satu sekolah, pengembangan Pendidikan dalam sekolah tersebut harus melibatkan semua pihak yang ada disekolah tersebut. Mengapa demikian? Jelas setiap individu mempunyai kelemahan, maka kelemahan itu harus dilengkapi oleh kelebihan individu lainnya.

Kembali kepengembangan prefesionalisme guru, kadang kita sebagai guru yang belum pengantongi gelar Gr atau memiliki sertifikat pendidik (tersertifikasi) kita berciut harapan, bahkan enggan melakukan pengembangan profesi kita. Kita menganggap kita ini guru saja. Namun guru itu sebuah profesi yang harus terus kita kembangkan baik pengetahuan ataupun kecakapan lainnya. Mengembangkan diri dan selalu kreatif serta inovatif dalam melakukan pembelajaran serta mengembangkan Pendidikan tidak harus menunggu lulus PPG dahulu. Kita harus mengawalinya sedini mungkin. Mengapa demikian? Karena kita memiliki kewajiban mengembangkan profesi kita walau belum mengantongi gelar Gr. Gelar Gr bukan jaminan kita akan professional dalam menjalankan tugaskita sebagai guru. Namun tekad dan kemauan yang keras untuk berkembang secara terus menerus inilah modal awal untuk menjadi guru yang professional. Professional merupakan kepribadian guru. Hal ini bisa dijadikan modal guru secara otonom.

Mari menjadi guru yang professional dan kreatif serta inovatif. Ingat, kita merupakan ujung tombak Pendidikan, jangan terus menyalahkan sistem Pendidikan. Karena keberhasilan Pendidikan negara kita berada ditangan kita, semakin kita professional dalam menjalankan tugas, kita kreatif, inovatif, dan mengembangkan diri sesuai zaman, Pendidikan kita akan terus berkembang dan akan berimbas pada Pendidikan nasional. Apalagi bagi guru yang sudah melekat gelar Gr, harus lebih semangat mengembangkan dirinya secara terus menerus. Jangan cukup berhenti pada gelar Gr yang sudah disandang, namun terus kembangkan pengetahuan dan inovasinya, untuk Pendidikan.